Stablecoin Berjalan Datar: Laporan Stabilitas Keuangan dari Federal Reserve

Penelitian yang dilakukan Federal Reserve melaporkan bahwa Stablecoin yang dipatok dollar menunjukkan kualitas aset yang aman dibandingkan dengan aset crypto lainnya. Harga Stablecoin naik selama tekanan pasar ketika aset crypto lainnya menurun. Saat harga crypto seperti Bitcoin menurun, Stablecoin adalah aset ideal berikutnya untuk para trader.

Saat ini, Federal AS lebih memperhatikan risiko yang terkait dengan pasar Stablecoin dalam Laporan Stabilitas Keuangan yang dikeluarkan pada 9 Mei lalu. The Fed menyatakan bahwa dana pasar modal dan obligasi dianggap sebagai area yang berisiko dalam sistem keuangan saat ini, khususnya pendanaan.

Menurut Federal Reverse, Adanya laporan ini dimaksudkan untuk memberikan pemahaman tentang Stablecoin dan memberikan transparansi serta akuntabilitas. Dan juga merangkum kerangka Federal Reserve untuk menilai ketahanan sistem keuangan AS dan penilaian dewan saat ini.

The Fed mengatakan bahwa “Beberapa MMF, Pasar Modal, dan Stablecoin berjalan datar.” Organisasi tersebut melanjutkan, “risiko pendanaan di bank domestik rendah, sedangkan risiko struktural bertahan di beberapa dana obligasi MMF dan Stablecoin.”

- Advertisement -

Baca juga Berinvestasi di Stablecoin Merupakan Langkah Tepat untuk Mendapatkan Bunga hingga 13,86% dengan Hodlnaut

Salah satu Stablecoin terbesar, TerraUSD (UST), merasa kesulitan untuk mempertahankan lonjakan terhadap uang AS yang merupakan tempat perdagangan di pasar crypto dan ekuitas global.

Penelitian Federal Reserve tentang risiko yang terkait dengan Stablecoin dan manfaat Stablecoin sangat menonjol di dunia pembuatan kebijakan. Terutama setelah laporan Kelompok Kerja Presiden untuk membuat udang-undang baru untuk membatasi risiko Stablecoin pada bulan November.

Dewan Pengawas Stabilitas keuangan dapat menyiapkan rencana cadangan untuk menjaga Stablecoin jika Kongres gagal membuat undang-undang baru untuk menangani Stablecoin.

Sumber: Coinpedia

Penelitian yang dilakukan Federal Reserve melaporkan bahwa Stablecoin yang dipatok dollar menunjukkan kualitas aset yang aman dibandingkan dengan aset crypto lainnya. Harga Stablecoin naik selama tekanan pasar ketika aset crypto lainnya menurun. Saat harga crypto seperti Bitcoin menurun, Stablecoin adalah aset ideal berikutnya untuk para trader.

Saat ini, Federal AS lebih memperhatikan risiko yang terkait dengan pasar Stablecoin dalam Laporan Stabilitas Keuangan yang dikeluarkan pada 9 Mei lalu. The Fed menyatakan bahwa dana pasar modal dan obligasi dianggap sebagai area yang berisiko dalam sistem keuangan saat ini, khususnya pendanaan.

Menurut Federal Reverse, Adanya laporan ini dimaksudkan untuk memberikan pemahaman tentang Stablecoin dan memberikan transparansi serta akuntabilitas. Dan juga merangkum kerangka Federal Reserve untuk menilai ketahanan sistem keuangan AS dan penilaian dewan saat ini.

The Fed mengatakan bahwa “Beberapa MMF, Pasar Modal, dan Stablecoin berjalan datar.” Organisasi tersebut melanjutkan, “risiko pendanaan di bank domestik rendah, sedangkan risiko struktural bertahan di beberapa dana obligasi MMF dan Stablecoin.”

Baca juga Berinvestasi di Stablecoin Merupakan Langkah Tepat untuk Mendapatkan Bunga hingga 13,86% dengan Hodlnaut

Salah satu Stablecoin terbesar, TerraUSD (UST), merasa kesulitan untuk mempertahankan lonjakan terhadap uang AS yang merupakan tempat perdagangan di pasar crypto dan ekuitas global.

Penelitian Federal Reserve tentang risiko yang terkait dengan Stablecoin dan manfaat Stablecoin sangat menonjol di dunia pembuatan kebijakan. Terutama setelah laporan Kelompok Kerja Presiden untuk membuat udang-undang baru untuk membatasi risiko Stablecoin pada bulan November.

Dewan Pengawas Stabilitas keuangan dapat menyiapkan rencana cadangan untuk menjaga Stablecoin jika Kongres gagal membuat undang-undang baru untuk menangani Stablecoin.

Sumber: Coinpedia

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here