Stripe Kembali Mengadopsi Bitcoin Melalui Kerjasama dengan FTX dan Blockchain.com

Stripe yang merupakan perusahaan pengembang soft ware pembayaran online global kembali melakukan adopsi Bitcoin (BTC). Hal ini ditandai dengan kemitraan bersama FTX dan Blockchain.com melalui infrastruktur bisnis kripto baru. Sebelumnya, kemitran tersebut sempat terjeda pada tahun 2018 di mana pihak-pihak tersebut mengakhiri dukungannya terhadap Bitcoin.

Terkait komitmen tersebut, Stripe melalui unggahan blog terbarunya mengatakan, “dari perkembangan terbaru dalam infrastruktur blockchain hingga minat yang meluas terhadap lembaga keuangan utama, kripto menjadi aset yang digandrungi masyarakat.” Kondisi tersebut mendorong Stripe untuk menciptakan beberapa produk seperti Stipe Connect, Stripe Treasury, Stripe Issuing, dan Stripe Identification.

Stripe Connect memungkinkan pelanggan untuk berbelanja dari bursa mata uang kripto dan memberikan kemampuan untuk menyetor dana pada lebih dari 45 variasi mata uang fiat. Stripe Treasury menjadi wadah bisnis pembuatan dompet yang memungkinkan konsumen untuk memperoleh imbalan berdasarkan DApp. Hal ini memungkinkan pengguna untuk mengelola arus kas, membayar tagihan, dan sebagainya. Sedangkan Stripe Issuing memungkinkan perusahaan pembuatan virtual dan physical card yang dapat diprogram untuk hanya bekerja dengan vendor tertentu dan menyimpan dana dalam jumlah terbatas.

“Postmates menggunakan Stripe Issuing untuk membuat kartu pada armada kurir mereka, diprogram dengan kontrol pengeluaran khusus, yang hanya menyetujui transaksi terhadap pedagang yang berkaitan dengan kurir yang ditugaskan,” jelas Stripe melalui situs webnya.

- Advertisement -

Baca juga Peluncuran Bitcoin Odyssey untuk Mempercepat Adopsi Bitcoin

Selain itu, fitur Stripe Identification memungkinkan bisnis untuk mengautentikasi dokumentasi ID dengan API tanpa menimbulkan permasalahan major. Sehingga membuat verifikasi pengguna dalam kegiatan bisnis lebih mudah tanpa dibebani dengan kekhawatiran terkait terjadinya tindak penipuan. Hal ini akan membantu skala perluasan pasar digital seperti yang diterapkan oleh NFT.

Menariknya, alur checkout yang disederhanakan dan pengoptimalan yang dipersonalisasi memungkinkan otomatisasi privat. Hal ini mendorong perusahaan untuk lebih fokus pada kegiatan bisnisnya dibandingkan berurusan dengan seluk beluk cara menerima bentuk pembayaran yang ada.

Sebelumnya, pada tahun 2018, Stripe merilis unggahan blog yang menyatakan bahwa selama tiga bulan ke depan perusahaan akan bekerja sama dengan pengguna Stripe untuk memastikan transisi sebelum perusahaan berhenti memproses transaksi Bitcoin pada 23 April 2018. Postingan tersebut diperbaharui pada 10 Maret tahun ini dengan pernyataan bahwa perusahaan telah belajar terkait optimisme untuk masa depan kripto.

Sumber: https://bitcoinmagazine.com/business/stripe-ftx-partner-for-bitcoins-business-payments

Stripe yang merupakan perusahaan pengembang soft ware pembayaran online global kembali melakukan adopsi Bitcoin (BTC). Hal ini ditandai dengan kemitraan bersama FTX dan Blockchain.com melalui infrastruktur bisnis kripto baru. Sebelumnya, kemitran tersebut sempat terjeda pada tahun 2018 di mana pihak-pihak tersebut mengakhiri dukungannya terhadap Bitcoin.

Terkait komitmen tersebut, Stripe melalui unggahan blog terbarunya mengatakan, “dari perkembangan terbaru dalam infrastruktur blockchain hingga minat yang meluas terhadap lembaga keuangan utama, kripto menjadi aset yang digandrungi masyarakat.” Kondisi tersebut mendorong Stripe untuk menciptakan beberapa produk seperti Stipe Connect, Stripe Treasury, Stripe Issuing, dan Stripe Identification.

Stripe Connect memungkinkan pelanggan untuk berbelanja dari bursa mata uang kripto dan memberikan kemampuan untuk menyetor dana pada lebih dari 45 variasi mata uang fiat. Stripe Treasury menjadi wadah bisnis pembuatan dompet yang memungkinkan konsumen untuk memperoleh imbalan berdasarkan DApp. Hal ini memungkinkan pengguna untuk mengelola arus kas, membayar tagihan, dan sebagainya. Sedangkan Stripe Issuing memungkinkan perusahaan pembuatan virtual dan physical card yang dapat diprogram untuk hanya bekerja dengan vendor tertentu dan menyimpan dana dalam jumlah terbatas.

“Postmates menggunakan Stripe Issuing untuk membuat kartu pada armada kurir mereka, diprogram dengan kontrol pengeluaran khusus, yang hanya menyetujui transaksi terhadap pedagang yang berkaitan dengan kurir yang ditugaskan,” jelas Stripe melalui situs webnya.

Baca juga Peluncuran Bitcoin Odyssey untuk Mempercepat Adopsi Bitcoin

Selain itu, fitur Stripe Identification memungkinkan bisnis untuk mengautentikasi dokumentasi ID dengan API tanpa menimbulkan permasalahan major. Sehingga membuat verifikasi pengguna dalam kegiatan bisnis lebih mudah tanpa dibebani dengan kekhawatiran terkait terjadinya tindak penipuan. Hal ini akan membantu skala perluasan pasar digital seperti yang diterapkan oleh NFT.

Menariknya, alur checkout yang disederhanakan dan pengoptimalan yang dipersonalisasi memungkinkan otomatisasi privat. Hal ini mendorong perusahaan untuk lebih fokus pada kegiatan bisnisnya dibandingkan berurusan dengan seluk beluk cara menerima bentuk pembayaran yang ada.

Sebelumnya, pada tahun 2018, Stripe merilis unggahan blog yang menyatakan bahwa selama tiga bulan ke depan perusahaan akan bekerja sama dengan pengguna Stripe untuk memastikan transisi sebelum perusahaan berhenti memproses transaksi Bitcoin pada 23 April 2018. Postingan tersebut diperbaharui pada 10 Maret tahun ini dengan pernyataan bahwa perusahaan telah belajar terkait optimisme untuk masa depan kripto.

Sumber: https://bitcoinmagazine.com/business/stripe-ftx-partner-for-bitcoins-business-payments

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here