Swiss Telah Menyatakan bahwa Mereka akan Membekukan Aset Cryptocurrency Rusia

Pemerintah federal Swiss bertujuan untuk membekukan aset cryptocurrency yang dimiliki oleh individu dan perusahaan Rusia yang disimpan di dalam perbatasan Swiss. Pembekuan itu akan sesuai dengan sanksi Uni Eropa yang sekarang berlaku sehubungan dengan invasi Rusia ke Ukraina.

Menurut Financial Times, Menteri Keuangan Swiss, Guy Parmelin, mengatakan Swiss telah memblokir rekening bank dan aset fisik 223 orang Rusia pada minggu lalu. Pemblokiran rekening tersebut pun termasuk kepada rekan dekat Presiden Vladimir Putin. Larangan cryptocurrency adalah hukuman tambahan di luar sanksi Uni Eropa.

Menurut seorang pejabat senior di kementerian keuangan Swiss, pembekuan aset cryptocurrency diperlukan untuk menjaga integritas ekonomi blockchain negara tersebut. CV VC, sebuah perusahaan pemodal ventura di Swiss, mengatakan bahwa pada Desember 2021, terdapat 1.128 startup blockchain yang menyatakan Swiss atau Liechtenstein sebagai basis mereka.

Uni Eropa menyatakan pada hari Rabu (2/3/22) bahwa mereka bermaksud untuk menindak penggunaan cryptocurrency Rusia untuk menghindari sanksi ekonomi. “Kami mengambil langkah-langkah, terutama yang berkaitan dengan cryptocurrency atau aset crypto, yang tidak boleh digunakan untuk menghindari sanksi keuangan yang dikenakan oleh 27 negara anggota UE,” ungkap Menteri Keuangan Prancis Bruno Le Maire.

- Advertisement -

Baca juga Ketika Lugano Melegalkan Bitcoin dan USDT, Swiss Bertujuan untuk Menjadi Utopia Crypto Berikutnya

Sifat global yang dimiliki aset digital telah disorot oleh seruan agar bursa seperti Coinbase dan Binance melarang dan membekukan akses Rusia ke cryptocurrency. Meskipun bursa dapat membekukan atau membatasi akses, kripto yang disimpan dalam penyimpanan dingin atau dalam dompet penyimpanan mandiri lebih sulit untuk disita, kecuali pemiliknya mencoba memindahkannya melalui saluran terbatas.

“Jika seseorang menyimpan kunci kripto mereka secara individual, hampir tidak mungkin untuk mengidentifikasi mereka di mana pun mereka berada,” kata pejabat itu kepada Financial Times. “Namun, jika mereka menggunakan layanan kripto seperti dana, bursa, dan sebagainya, kami dapat menargetkan titik layanan ini.”

Sumber: https://decrypt.co/94440/switzerland-says-freeze-russian-crypto-assets-report

Pemerintah federal Swiss bertujuan untuk membekukan aset cryptocurrency yang dimiliki oleh individu dan perusahaan Rusia yang disimpan di dalam perbatasan Swiss. Pembekuan itu akan sesuai dengan sanksi Uni Eropa yang sekarang berlaku sehubungan dengan invasi Rusia ke Ukraina.

Menurut Financial Times, Menteri Keuangan Swiss, Guy Parmelin, mengatakan Swiss telah memblokir rekening bank dan aset fisik 223 orang Rusia pada minggu lalu. Pemblokiran rekening tersebut pun termasuk kepada rekan dekat Presiden Vladimir Putin. Larangan cryptocurrency adalah hukuman tambahan di luar sanksi Uni Eropa.

Menurut seorang pejabat senior di kementerian keuangan Swiss, pembekuan aset cryptocurrency diperlukan untuk menjaga integritas ekonomi blockchain negara tersebut. CV VC, sebuah perusahaan pemodal ventura di Swiss, mengatakan bahwa pada Desember 2021, terdapat 1.128 startup blockchain yang menyatakan Swiss atau Liechtenstein sebagai basis mereka.

Uni Eropa menyatakan pada hari Rabu (2/3/22) bahwa mereka bermaksud untuk menindak penggunaan cryptocurrency Rusia untuk menghindari sanksi ekonomi. “Kami mengambil langkah-langkah, terutama yang berkaitan dengan cryptocurrency atau aset crypto, yang tidak boleh digunakan untuk menghindari sanksi keuangan yang dikenakan oleh 27 negara anggota UE,” ungkap Menteri Keuangan Prancis Bruno Le Maire.

Baca juga Ketika Lugano Melegalkan Bitcoin dan USDT, Swiss Bertujuan untuk Menjadi Utopia Crypto Berikutnya

Sifat global yang dimiliki aset digital telah disorot oleh seruan agar bursa seperti Coinbase dan Binance melarang dan membekukan akses Rusia ke cryptocurrency. Meskipun bursa dapat membekukan atau membatasi akses, kripto yang disimpan dalam penyimpanan dingin atau dalam dompet penyimpanan mandiri lebih sulit untuk disita, kecuali pemiliknya mencoba memindahkannya melalui saluran terbatas.

“Jika seseorang menyimpan kunci kripto mereka secara individual, hampir tidak mungkin untuk mengidentifikasi mereka di mana pun mereka berada,” kata pejabat itu kepada Financial Times. “Namun, jika mereka menggunakan layanan kripto seperti dana, bursa, dan sebagainya, kami dapat menargetkan titik layanan ini.”

Sumber: https://decrypt.co/94440/switzerland-says-freeze-russian-crypto-assets-report

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here