Uniswap VS PancakeSwap, Dua DEX Teratas di Pasar Kripto

Illust - Uniswap VS PancakeSwap, Dua DEX Teratas di Pasar Kripto
Sumber Asset: People using mobile bank for remittance of money created by pch.vector – www.freepik.com

Blockchain telah menghadirkan berbagai layanan DeFi yang trustless dan terdesentralisasi seperti Decentralized Exchange (DEX) atau bursa terdesentralisasi. Jika di pasar aset lain hanya ada satu pilihan bursa, maka pasar kripto berbeda. Anda bisa memilih untuk bertransaksi di bursa terpusat (CEX) atau bursa terdesentralisasi (DEX) yang lebih independen. 

PancakeSwap dan Uniswap adalah 2 bursa terdesentralisasi yang sering dibanding-bandingkan, karena keduanya menjadi yang terpopuler di pasar kripto. Saling mengungguli satu sama lain, Uniswap dan Pancakeswap memiliki sejumlah perbedaan dan keunikannys masing-masing.

Mengenal Uniswap

Illust - Mengenal Uniswap
Sumber Asset: Uniswap uni crypto futuristic technology created by justanothercreativesoul – www.freepik.com

Uniswap adalah bursa terdesentralisasi terpopuler yang berjalan di blockchain raksasa Ethereum. Uniswap dikenal sebagai protokol DeFi pertama yang sangat sukses. 

- Advertisement -

Baca Juga : HourGlass Integrasi dengan Chainlink Price Feed untuk Obligasi Konversasi Terdesentralisasi

Dengan model Automated Market Maker (AMM), Uniswap tidak menggunakan order book, melainkan liquidity pool dan memiliki token LP untuk liquidity provider. Model AMM mengeliminasi pihak ketiga untuk mengatur aktivitas perdagangan. Sehingga lebih sedikit waktu perdagangan yang digunakan pada DEX dengan model ini. Uniswap juga tidak menggunakan proses KYC (Know Your Customer), sehingga bursa dapat diakses oleh lebih banyak orang.

Pada September 2021, Uniswap memiliki lebih dari $6,3 miliar TVL. Protokol ini menawarkan lebih dari 1,5 juta pengguna sepanjang waktu, dengan volume perdagangan lebih $386 miliar. Versi terbaru dari protokol adalah Uniswap V3, yang diluncurkan di mainnet pada Mei 2021

Mengenal PancakeSwap

Illust - Mengenal PancakeSwap
Sumber Asset: Pancakeswap cryptocurrency cake coin growth chart created by babydov – www.freepik.com

Berbeda dari Uniswap, PancakeSwap berjalan di Binance Smart Chain (BSC) dan juga menggunakan model AMM. Liquidity Provider berinteraksi dengan PancakeSwap’s Syrup Pools dan menerima token LP (disebut FLIP) yang mewakili bagian mereka di pool. Pengguna juga dapat melakukan farming untuk dua token tambahan, CAKE dan SYRUP. Karena platform berjalan di BSC, token mematuhi standar token BEP-20.

PancakeSwap memiliki konsep yang menyenangkan, seperti namanya. Bursa ini menawarkan permainan on-chain. Pengguna dapat berpartisipasi dalam permainan tebak harga BNB atau mengikuti undian untuk memenangkan hadiah BNB.

Pada September 2021, PancakeSwap mengklaim sebagai platform terdesentralisasi paling populer, dengan lebih dari 2,8 juta pengguna dan TVL senilai $9,9 miliar. PancakeSwap V2 adalah versi terbaru, dan ada 1.426 pasangan token untuk diperdagangkan di DEX.

Setelah mengenal dasar dari kedua DEX ini, berikut adalah sejumlah perbedaan yang dapat Anda jadikan bahan perbandingan.

1. Tingkat Adopsi

Sulit untuk mengukur atau menilai mana yang terbaik antara Uniswap dan PancakeSwap. Berdasarkan tingkat adopsi, PancakeSwap sedang meningkat, dan Uniswap yang lebih dulu ada di pasar juga memiliki basis pengguna yang cukup besar. Kedua DEX ini adalah salah satu dari sedikit proyek yang memancing minat terhadap DeFi dengan memperkenalkan fungsionalitas AMM yang belum pernah berhasil dijalankan oleh proyek lain sebelumnya.

Namun, PancakeSwap tampaknya sedang dalam perjalanan untuk melewati Uniswap, karena meningkatnya adopsi Binance Smart Chain dan token CAKE. Seperti yang biasa terjadi di ruang kripto, harga aset digital merespons adopsi atau setidaknya permintaan.

PancakeSwap memiliki lebih banyak pengguna aktif daripada Uniswap, namun volume perdagangan Uniswap lebih tinggi, menunjukkan bahwa pengguna Uniswap berdagang dalam denominasi yang lebih besar.

2. Biaya Transaksi

Ethereum jelas kalah jika kita membandingkan berdasarkan biaya transaksi. Dengan berjalan di blockchain terbesar kedua, biaya gas Uniswap telah meningkat secara eksponensial. Hal ini merupakan masalah yang cukup besar bagi bagi pengguna Uniswap yang hanya dapat berdagang dalam jumlah kecil, karena biaya gas akan memakan keuntungan mereka. Dengan menggunakan jaringan yang dapat diskalakan seperti BSC, PancakeSwap dapat menawarkan biaya transaksi yang jauh lebih murah.

Di BSC, biaya transaksi hanya dalam jumlah sen, sedangkan Ethereum bisa mencapai beberapa ratus dolar. Selain menghemat pengguna dari biaya gas yang tinggi, BSC juga memfasilitasi transaksi yang lebih cepat. Kesimpulannya, untuk biaya transaksi, PancakeSwap lebih unggul dibanding Uniswap.

3. Jumlah Token yang Terdaftar

PancakeSwap memiliki keunggulan untuk hla ini, terutama mengingat ledakan token meme di BSC. Per September 2021, PancakeSwap V2 memiliki 1.427 token, dibandingkan dengan Uniswap V3 yang hanya memiliki 599. 

Pada bulan September 2020, kecepatan dan banyaknya token yang terdaftar di jaringan cukup mengejutkan, karena Uniswap melaporkan rata-rata 150 pasang token ditambahkan sehari selama tujuh hari penuh. Namun, karena sistem permissionless Uniswap, proyek-proyek scam telah melonjak. Sedangkan PancakeSwap menawarkan daftar token unik yang sukses seperti FRONT dan BAKE. Lagi-lagi, masalah token berkualitas rendah yang mengganggu Uniswap juga ada di fork berbasis BSC. 

Oleh karena itu, jumlah token yang terdaftar belum tentu berarti DEX lebih baik, karena dapat dikaitkan dengan lebih banyak token meme atau bahkan token penipuan yang terdaftar. Faktanya, kualitas di atas kuantitas sangat benar dalam kasus ini.

4. Likuiditas dan Volume Perdagangan

Meskipun likuiditas di PancakeSwap sedang meningkat, Uniswap masih memimpin. Sebagian besar token di Uniswap memiliki likuiditas yang cukup besar dibandingkan dengan yang ada di PancakeSwap. Lebih banyak lliquidity provider lebih memilih Uniswap, karena insentif liquidity pool PancakeSwap mendukung mereka yang menyimpan token eksotis yang paling tidak stabil.

Di sisi lain, PancakeSwap telah melampaui volume perdagangan Uniswap selama 24 jam. Namun pencapaian ini tidak permanen, mengingat tingginya volatilitas DeFi.

5. Kemanan dan Komunitas

Meskipun PancakeSwap dan Uniswap terdesentralisasi, PancakeSwap mendapat manfaat dari dukungan ekosistem Binance yang sudah memperketat keamanannya. Namun, Uniswap juga memiliki komunitas yang besar, berkat awal masuknya ke kancah DeFi.

PancakeSwap mencoba menjembatani kesenjangan pengguna yang relatif baru di kancah DeFi dengan menarik pengikut setia melalui lotere, kompetisi, dan insentif serupa lainnya.

Illust - Uniswap VS PancakeSwap, Dua DEX Teratas di Pasar Kripto
Sumber Asset: People using mobile bank for remittance of money created by pch.vector – www.freepik.com

Blockchain telah menghadirkan berbagai layanan DeFi yang trustless dan terdesentralisasi seperti Decentralized Exchange (DEX) atau bursa terdesentralisasi. Jika di pasar aset lain hanya ada satu pilihan bursa, maka pasar kripto berbeda. Anda bisa memilih untuk bertransaksi di bursa terpusat (CEX) atau bursa terdesentralisasi (DEX) yang lebih independen. 

PancakeSwap dan Uniswap adalah 2 bursa terdesentralisasi yang sering dibanding-bandingkan, karena keduanya menjadi yang terpopuler di pasar kripto. Saling mengungguli satu sama lain, Uniswap dan Pancakeswap memiliki sejumlah perbedaan dan keunikannys masing-masing.

Mengenal Uniswap

Illust - Mengenal Uniswap
Sumber Asset: Uniswap uni crypto futuristic technology created by justanothercreativesoul – www.freepik.com

Uniswap adalah bursa terdesentralisasi terpopuler yang berjalan di blockchain raksasa Ethereum. Uniswap dikenal sebagai protokol DeFi pertama yang sangat sukses. 

Baca Juga : HourGlass Integrasi dengan Chainlink Price Feed untuk Obligasi Konversasi Terdesentralisasi

Dengan model Automated Market Maker (AMM), Uniswap tidak menggunakan order book, melainkan liquidity pool dan memiliki token LP untuk liquidity provider. Model AMM mengeliminasi pihak ketiga untuk mengatur aktivitas perdagangan. Sehingga lebih sedikit waktu perdagangan yang digunakan pada DEX dengan model ini. Uniswap juga tidak menggunakan proses KYC (Know Your Customer), sehingga bursa dapat diakses oleh lebih banyak orang.

Pada September 2021, Uniswap memiliki lebih dari $6,3 miliar TVL. Protokol ini menawarkan lebih dari 1,5 juta pengguna sepanjang waktu, dengan volume perdagangan lebih $386 miliar. Versi terbaru dari protokol adalah Uniswap V3, yang diluncurkan di mainnet pada Mei 2021

Mengenal PancakeSwap

Illust - Mengenal PancakeSwap
Sumber Asset: Pancakeswap cryptocurrency cake coin growth chart created by babydov – www.freepik.com

Berbeda dari Uniswap, PancakeSwap berjalan di Binance Smart Chain (BSC) dan juga menggunakan model AMM. Liquidity Provider berinteraksi dengan PancakeSwap’s Syrup Pools dan menerima token LP (disebut FLIP) yang mewakili bagian mereka di pool. Pengguna juga dapat melakukan farming untuk dua token tambahan, CAKE dan SYRUP. Karena platform berjalan di BSC, token mematuhi standar token BEP-20.

PancakeSwap memiliki konsep yang menyenangkan, seperti namanya. Bursa ini menawarkan permainan on-chain. Pengguna dapat berpartisipasi dalam permainan tebak harga BNB atau mengikuti undian untuk memenangkan hadiah BNB.

Pada September 2021, PancakeSwap mengklaim sebagai platform terdesentralisasi paling populer, dengan lebih dari 2,8 juta pengguna dan TVL senilai $9,9 miliar. PancakeSwap V2 adalah versi terbaru, dan ada 1.426 pasangan token untuk diperdagangkan di DEX.

Setelah mengenal dasar dari kedua DEX ini, berikut adalah sejumlah perbedaan yang dapat Anda jadikan bahan perbandingan.

1. Tingkat Adopsi

Sulit untuk mengukur atau menilai mana yang terbaik antara Uniswap dan PancakeSwap. Berdasarkan tingkat adopsi, PancakeSwap sedang meningkat, dan Uniswap yang lebih dulu ada di pasar juga memiliki basis pengguna yang cukup besar. Kedua DEX ini adalah salah satu dari sedikit proyek yang memancing minat terhadap DeFi dengan memperkenalkan fungsionalitas AMM yang belum pernah berhasil dijalankan oleh proyek lain sebelumnya.

Namun, PancakeSwap tampaknya sedang dalam perjalanan untuk melewati Uniswap, karena meningkatnya adopsi Binance Smart Chain dan token CAKE. Seperti yang biasa terjadi di ruang kripto, harga aset digital merespons adopsi atau setidaknya permintaan.

PancakeSwap memiliki lebih banyak pengguna aktif daripada Uniswap, namun volume perdagangan Uniswap lebih tinggi, menunjukkan bahwa pengguna Uniswap berdagang dalam denominasi yang lebih besar.

2. Biaya Transaksi

Ethereum jelas kalah jika kita membandingkan berdasarkan biaya transaksi. Dengan berjalan di blockchain terbesar kedua, biaya gas Uniswap telah meningkat secara eksponensial. Hal ini merupakan masalah yang cukup besar bagi bagi pengguna Uniswap yang hanya dapat berdagang dalam jumlah kecil, karena biaya gas akan memakan keuntungan mereka. Dengan menggunakan jaringan yang dapat diskalakan seperti BSC, PancakeSwap dapat menawarkan biaya transaksi yang jauh lebih murah.

Di BSC, biaya transaksi hanya dalam jumlah sen, sedangkan Ethereum bisa mencapai beberapa ratus dolar. Selain menghemat pengguna dari biaya gas yang tinggi, BSC juga memfasilitasi transaksi yang lebih cepat. Kesimpulannya, untuk biaya transaksi, PancakeSwap lebih unggul dibanding Uniswap.

3. Jumlah Token yang Terdaftar

PancakeSwap memiliki keunggulan untuk hla ini, terutama mengingat ledakan token meme di BSC. Per September 2021, PancakeSwap V2 memiliki 1.427 token, dibandingkan dengan Uniswap V3 yang hanya memiliki 599. 

Pada bulan September 2020, kecepatan dan banyaknya token yang terdaftar di jaringan cukup mengejutkan, karena Uniswap melaporkan rata-rata 150 pasang token ditambahkan sehari selama tujuh hari penuh. Namun, karena sistem permissionless Uniswap, proyek-proyek scam telah melonjak. Sedangkan PancakeSwap menawarkan daftar token unik yang sukses seperti FRONT dan BAKE. Lagi-lagi, masalah token berkualitas rendah yang mengganggu Uniswap juga ada di fork berbasis BSC. 

Oleh karena itu, jumlah token yang terdaftar belum tentu berarti DEX lebih baik, karena dapat dikaitkan dengan lebih banyak token meme atau bahkan token penipuan yang terdaftar. Faktanya, kualitas di atas kuantitas sangat benar dalam kasus ini.

4. Likuiditas dan Volume Perdagangan

Meskipun likuiditas di PancakeSwap sedang meningkat, Uniswap masih memimpin. Sebagian besar token di Uniswap memiliki likuiditas yang cukup besar dibandingkan dengan yang ada di PancakeSwap. Lebih banyak lliquidity provider lebih memilih Uniswap, karena insentif liquidity pool PancakeSwap mendukung mereka yang menyimpan token eksotis yang paling tidak stabil.

Di sisi lain, PancakeSwap telah melampaui volume perdagangan Uniswap selama 24 jam. Namun pencapaian ini tidak permanen, mengingat tingginya volatilitas DeFi.

5. Kemanan dan Komunitas

Meskipun PancakeSwap dan Uniswap terdesentralisasi, PancakeSwap mendapat manfaat dari dukungan ekosistem Binance yang sudah memperketat keamanannya. Namun, Uniswap juga memiliki komunitas yang besar, berkat awal masuknya ke kancah DeFi.

PancakeSwap mencoba menjembatani kesenjangan pengguna yang relatif baru di kancah DeFi dengan menarik pengikut setia melalui lotere, kompetisi, dan insentif serupa lainnya.

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here