Upaya FTX untuk Mencapai Valuasi Berjumlah $32 Miliar

Illust - Upaya FTX untuk Mencapai Valuasi Berjumlah $32 Miliar
Sumber Asset: Business performance analysis with graphs created by rawpixel.com – www.freepik.com

FTX adalah salah satu bursa aset kripto terbesar saat ini. Dan baru-baru ini, mereka mengadakan diskusi dengan para investornya untuk mendapatkan pendanaan sebesar $1 miliar. Jika pendanaan tersebut berhasil mereka dapatkan, FTX pun dapat mewujudkan ambisinya untuk memiliki valuasi sebesar $32 miliar.

FTX sendiri adalah bursa kripto yang dibangun oleh miliarder kripto Sam Bankman-Fried. Dan negosiasi mengenai putaran pendanaan ini juga masih berlangsung. Menurut salah satu sumber yang mengetahui rencana ini, persyaratan penggalangan dana baru tersebut masih bisa berubah.

Pengungkapan tersebut mengikuti laporan oleh situs berita kripto yang mengungkapkan bahwa investasi FTX yang akan datang dengan valuasi yang tidak begitu banyak. Tapi, jika putaran pendanaan berjalan sesuai rencana, maka itu akan menjadi yang pendanaan kedua yang diperoleh bursa tahun ini setelah mereka mengumpulkan modal di bulan Januari.

Bursa kripto itu telah menarik beberapa perusahaan keuangan tradisional terkemuka sebagai investornya. Dan daftar investor yang turut serta di dalamnya adalah Tiger Global, Vision Fund 2 SoftBank, dan Temasek.

- Advertisement -

Baca juga: Bursa Kripto Coinbase Mendapatkan Lisensi Operasi di Wilayah Ekonomi Terbesar Kelima Uni Eropa

Pihak FTX sendiri masih belum mengeluarkan pengumuman resmi mengenai putaran pendanaan ini. Namun, ada sumber yang mengatakan bahwa sebagian dari pendanaan baru tersebut kabarnya akan digunakan untuk upaya pemasaran kripto dan membuat kesepakatan baru dengan mitra lainnya di masa mendatang.

Pada bulan Juli, FTX sudah mendapatkan kesepakatan untuk mengakuisisi pemberi pinjaman kripto bermasalah, yaitu BlockFi. Ada juga negosiasi agar FTX dapat mengakuisisi bursa Bithumb yang berbasis di Korea Selatan. Sedangkan pada bulan lalu, FTX telah mengajukan kesepakatan untuk membeli Voyager Digital yang bangkrut. Namun, Voyager menolak tawaran itu dengan mengatakan itu bukanlah solusi yang terbaik untuk pelanggannya.

Selain itu, pada bulan Juni, sebuah laporan dari Bloomberg mengatakan bahwa FTX berencana untuk mengakuisisi bursa Robinhood. Sebab, Bankman-Fried sendiri memang memiliki saham besar di platform trading sosial online tersebut. Tapi, dia membantah bahwa sudah ada diskusi untuk mengakuisisi perusahaan tersebut. Terlepas dari itu, FTX kemungkinan akan memberikan pengumuman terkait putaran pendanaan terbarunya itu dalam waktu dekat ini.

Sumber: business2community.com 

Illust - Upaya FTX untuk Mencapai Valuasi Berjumlah $32 Miliar
Sumber Asset: Business performance analysis with graphs created by rawpixel.com – www.freepik.com

FTX adalah salah satu bursa aset kripto terbesar saat ini. Dan baru-baru ini, mereka mengadakan diskusi dengan para investornya untuk mendapatkan pendanaan sebesar $1 miliar. Jika pendanaan tersebut berhasil mereka dapatkan, FTX pun dapat mewujudkan ambisinya untuk memiliki valuasi sebesar $32 miliar.

FTX sendiri adalah bursa kripto yang dibangun oleh miliarder kripto Sam Bankman-Fried. Dan negosiasi mengenai putaran pendanaan ini juga masih berlangsung. Menurut salah satu sumber yang mengetahui rencana ini, persyaratan penggalangan dana baru tersebut masih bisa berubah.

Pengungkapan tersebut mengikuti laporan oleh situs berita kripto yang mengungkapkan bahwa investasi FTX yang akan datang dengan valuasi yang tidak begitu banyak. Tapi, jika putaran pendanaan berjalan sesuai rencana, maka itu akan menjadi yang pendanaan kedua yang diperoleh bursa tahun ini setelah mereka mengumpulkan modal di bulan Januari.

Bursa kripto itu telah menarik beberapa perusahaan keuangan tradisional terkemuka sebagai investornya. Dan daftar investor yang turut serta di dalamnya adalah Tiger Global, Vision Fund 2 SoftBank, dan Temasek.

Baca juga: Bursa Kripto Coinbase Mendapatkan Lisensi Operasi di Wilayah Ekonomi Terbesar Kelima Uni Eropa

Pihak FTX sendiri masih belum mengeluarkan pengumuman resmi mengenai putaran pendanaan ini. Namun, ada sumber yang mengatakan bahwa sebagian dari pendanaan baru tersebut kabarnya akan digunakan untuk upaya pemasaran kripto dan membuat kesepakatan baru dengan mitra lainnya di masa mendatang.

Pada bulan Juli, FTX sudah mendapatkan kesepakatan untuk mengakuisisi pemberi pinjaman kripto bermasalah, yaitu BlockFi. Ada juga negosiasi agar FTX dapat mengakuisisi bursa Bithumb yang berbasis di Korea Selatan. Sedangkan pada bulan lalu, FTX telah mengajukan kesepakatan untuk membeli Voyager Digital yang bangkrut. Namun, Voyager menolak tawaran itu dengan mengatakan itu bukanlah solusi yang terbaik untuk pelanggannya.

Selain itu, pada bulan Juni, sebuah laporan dari Bloomberg mengatakan bahwa FTX berencana untuk mengakuisisi bursa Robinhood. Sebab, Bankman-Fried sendiri memang memiliki saham besar di platform trading sosial online tersebut. Tapi, dia membantah bahwa sudah ada diskusi untuk mengakuisisi perusahaan tersebut. Terlepas dari itu, FTX kemungkinan akan memberikan pengumuman terkait putaran pendanaan terbarunya itu dalam waktu dekat ini.

Sumber: business2community.com 

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here