Headlines

Waduh! Rupiah Terancam? Stablecoin Bikin BI Ketar-ketir

Waduh! Rupiah Terancam? Stablecoin Bikin BI Ketar-ketir

Gubernur Bank of Korea (BOK), Rhee Chang-yong, mengatakan bahwa penggunaan stablecoin yang semakin meningkat dapat mengancam operasi bank sentral. Hal ini disampaikannya dalam sebuah wawancara dengan Bloomberg pada tanggal 16 Desember 2023.

Stablecoin adalah jenis cryptocurrency yang dirancang untuk mempertahankan nilainya yang stabil terhadap mata uang fiat, seperti dolar AS. Stablecoin sering digunakan untuk tujuan transaksi, seperti pembayaran dan pengiriman uang.

Rhee mengatakan bahwa BOK khawatir bahwa stablecoin dapat digunakan untuk menghindari peraturan dan pengawasan bank sentral. Ia juga khawatir bahwa stablecoin dapat digunakan untuk mendanai kegiatan ilegal, seperti pencucian uang dan pendanaan terorisme.

“Kami khawatir bahwa stablecoin dapat mengancam stabilitas keuangan,” kata Rhee. 

Rhee mengatakan bahwa BOK sedang mempertimbangkan untuk mengeluarkan stablecoinnya sendiri. Ia mengatakan bahwa stablecoin bank sentral dapat membantu melindungi stabilitas keuangan dan memberikan layanan pembayaran yang lebih efisien.

“Kami perlu bekerja sama dengan negara-negara lain untuk mengembangkan peraturan yang tepat untuk stablecoin.” Tambahnya.

Pandangan Rhee tidak sepenuhnya sejalan dengan pandangan semua orang. Beberapa orang berpendapat bahwa stablecoin dapat menjadi alat yang bermanfaat untuk meningkatkan efisiensi dan inklusi keuangan. Mereka juga berpendapat bahwa stablecoin dapat membantu mengurangi volatilitas cryptocurrency.

Dampak terhadap Indonesia

Perkembangan stablecoin di Indonesia juga perlu diwaspadai. Bank Indonesia (BI) telah mengeluarkan Peraturan Bank Indonesia (PBI) Nomor 22/12/PBI/2020 tentang Penyelenggaraan Pemrosesan Transaksi Pembayaran menggunakan Mata Uang Elektronik (MUE). 

Baca Juga : Bitcoin Menyelamatkan Lingkungan di Argentina

PBI tersebut mengatur bahwa penyelenggara MUE dilarang menggunakan stablecoin sebagai alat pembayaran. Namun, BI belum mengeluarkan aturan yang mengatur stablecoin secara spesifik. 

BI perlu bekerja sama dengan pemerintah dan regulator lainnya untuk mengembangkan regulasi yang tepat untuk stablecoin di Indonesia.

Kekhawatiran Rhee Chang-yong tentang stablecoin adalah hal yang wajar. Stablecoin adalah teknologi baru yang memiliki potensi untuk berdampak signifikan terhadap sistem keuangan. [RH]