YouTube Sempat Menghapus dan Memulihkan kembali Channel “Bitcoin Bull” Anthony Pomplian

Platform YouTube sebelumnya telah menghapus channel YouTube Anthony ‘Pomp’ Pompliano Bitcoin Bull yang mempunyai jumlah subscriber sebesar 251.000, salah satu pendiri Morgan Creek Digital dan pembawa acara The Pomp Podcast, Namun kemudian pihak YouTube telah memulihkannya kembali.

Baca juga Institusi dapat Berubah Menjadi HODLers yang Berjangka Panjang jika Kegilaan Bitcoin Berlanjut

Pada tanggal 11 Oktober kemarin melalui akun twitternya Pompliano menceritakan bahwa dia telah mendapatkan pesan dari YouTube yang mengatakan bahwa dalam wawancara langsung yang dia lakukan baru-baru ini dengan pencipta model stock-to-flow PlanB terdapat indikasi “aktivitas ilegal”. Setelah itu channel YouTube Anthony ‘Pomp’ Pompliano menghilang selama 2 jam seblum akhirnya dikembalikan lagi oleh pihak YouTube.

“YouTube pertama kali menyatakan bahwa konten wawancaranya mengenai Bitcoin dianggap berbahaya,” kata Pomp. “Mereka kemudian menyatakan bahwa kami akan menerima teguran, tetapi kemudian saya menerima email kedua yang mengatakan bahwa channel Anthony ‘Pomp’ Pompliano telah dihapus beberapa detik kemudian.”

- Advertisement -

Menurut Pomp, dia tidak menerima “teguran” atau pelanggaran dari pedoman komunitas YouTube. Tiga teguran dalam waktu 90 hari dapat mengakibatkan saluran dihapus secara permanen — dan video tersebut tampaknya tidak memiliki konten yang melanggar aturan tersebut. Namun, pedoman platform menyatakan bahwa ia memiliki hak untuk menghapus saluran untuk “satu kasus penyalahgunaan berat” atau untuk akun yang didedikasikan untuk konten termasuk ujaran kebencian, pelecehan, atau peniruan identitas.

YouTube sebelumnya menargetkan konten terkait crypto di platformnya, dengan algoritmenya melabeli video di BTC dan cryptocurrency lainnya sebagai “konten berbahaya,” dan membiarkan pemiliknya untuk untuk mengajukan banding. Dalam kasus Pomp, ia dapat menarik perhatian tim developer YouTube di Twitter. Dan dalam hitungan menit cannel YouTubenya telah kembali. Hal ini kemungkinan karena 1,1 juta pengikut yang dia miliki dan akun terverifikasinya. Namun, pembuat konten crypto lainnya telah melaporkan sudah menunggu beberapa hari setelah channel mereka dihentikan dengan cara yang sama.

Sebagai tambahan, YouTube sebelumnya juga telah menjadi pusat perhatian karena menghapus video terkait misinformasi kesehatan seputar pandemi COVID-19. Pada bulan Agustus, platform tersebut mengatakan telah menghapus lebih dari satu juta video “terkait dengan informasi virus corona berbahaya” sejak Februari 2020.

Sumber: https://cointelegraph.com/news/youtube-deletes-and-restores-bitcoin-bull-anthony-pompliano-s-channel

Platform YouTube sebelumnya telah menghapus channel YouTube Anthony ‘Pomp’ Pompliano Bitcoin Bull yang mempunyai jumlah subscriber sebesar 251.000, salah satu pendiri Morgan Creek Digital dan pembawa acara The Pomp Podcast, Namun kemudian pihak YouTube telah memulihkannya kembali.

Baca juga Institusi dapat Berubah Menjadi HODLers yang Berjangka Panjang jika Kegilaan Bitcoin Berlanjut

Pada tanggal 11 Oktober kemarin melalui akun twitternya Pompliano menceritakan bahwa dia telah mendapatkan pesan dari YouTube yang mengatakan bahwa dalam wawancara langsung yang dia lakukan baru-baru ini dengan pencipta model stock-to-flow PlanB terdapat indikasi “aktivitas ilegal”. Setelah itu channel YouTube Anthony ‘Pomp’ Pompliano menghilang selama 2 jam seblum akhirnya dikembalikan lagi oleh pihak YouTube.

“YouTube pertama kali menyatakan bahwa konten wawancaranya mengenai Bitcoin dianggap berbahaya,” kata Pomp. “Mereka kemudian menyatakan bahwa kami akan menerima teguran, tetapi kemudian saya menerima email kedua yang mengatakan bahwa channel Anthony ‘Pomp’ Pompliano telah dihapus beberapa detik kemudian.”

Menurut Pomp, dia tidak menerima “teguran” atau pelanggaran dari pedoman komunitas YouTube. Tiga teguran dalam waktu 90 hari dapat mengakibatkan saluran dihapus secara permanen — dan video tersebut tampaknya tidak memiliki konten yang melanggar aturan tersebut. Namun, pedoman platform menyatakan bahwa ia memiliki hak untuk menghapus saluran untuk “satu kasus penyalahgunaan berat” atau untuk akun yang didedikasikan untuk konten termasuk ujaran kebencian, pelecehan, atau peniruan identitas.

YouTube sebelumnya menargetkan konten terkait crypto di platformnya, dengan algoritmenya melabeli video di BTC dan cryptocurrency lainnya sebagai “konten berbahaya,” dan membiarkan pemiliknya untuk untuk mengajukan banding. Dalam kasus Pomp, ia dapat menarik perhatian tim developer YouTube di Twitter. Dan dalam hitungan menit cannel YouTubenya telah kembali. Hal ini kemungkinan karena 1,1 juta pengikut yang dia miliki dan akun terverifikasinya. Namun, pembuat konten crypto lainnya telah melaporkan sudah menunggu beberapa hari setelah channel mereka dihentikan dengan cara yang sama.

Sebagai tambahan, YouTube sebelumnya juga telah menjadi pusat perhatian karena menghapus video terkait misinformasi kesehatan seputar pandemi COVID-19. Pada bulan Agustus, platform tersebut mengatakan telah menghapus lebih dari satu juta video “terkait dengan informasi virus corona berbahaya” sejak Februari 2020.

Sumber: https://cointelegraph.com/news/youtube-deletes-and-restores-bitcoin-bull-anthony-pompliano-s-channel

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here