Headlines

Mantan Bendahara Amerika Serikat Perihal Investasi Kripto di Tahun 2022

Illust : Mantan Bendahara Amerika Serikat Perihal Investasi Kripto di Tahun 2022

Mantan bendahara Amerika Serikat, Rosie Rios berpendapat bahwa sudah terlambat untuk masuk ke fondasi dasar ruang kripto, tetapi investor pemula perlu memahami kiat-kiat yang tepat jika ingin memulai memperluas portofolio mereka.

Rosie Rios adalah mantan bendahara Amerika Serikat di masa periode jabatan Barack Obama dari tahun 2009 sampai dengan 2016. Selain menjadi seorang visiting scholar di Universitas Havard, Mantan bendahara Amerika Serikat tersebut telah menjajaki dunia kripto setelah masa jabatannya usai dan kini ia adalah salah satu anggota petinggi Ripple, sebuah perusahaan blockchain rintisan. Prestasi wanita ini tidak berhenti sampai di situ, ia adalah CEO perusahaan konsultan investasi real estat Red River Associates dan investor di “Unicorn Hunters” bersama rekan bintang Steve Wozniak dan Lance Bass.

Berdasarkan pengalamannya sebagai pengusaha, investor, maupun ahli di bidang perokonomian, Rios menyampaikan beberapa saran investasi bagi kelompok yang ingin berinvestasi atau memeliki aset cryptocurrency atau NFT. Wanita ini menekankan pada konsep dasar yang perlu ditanamkan, yaitu pertanyaan-pertanyaan mengenai kepraktisan sebuah produk kripto dan potensi produk itu untuk tetap berkembang.

Baca juga Di Kickstarter, Buku Bitcoin untuk Regulator Amerika Serikat Menerima Peningkatan Pendanaan Sebesar Lima Kali Lipat

Bagi ahli keuangan seperti Rios, ia berpendapat bahwa aset seperti NFT adalah kilasan spekulatif. Oleh karena itu, Rios mengatakan ia hanya berinvestasi di platform yang memiliki potensi pertumbuhan dan layanan karena hal tersebut akan berdampak pada nilai di dunia nyata. “Bagi saya, nilai intrinsik itu sangat penting,” sambung Rios.

Rios mencatat bahwa nilai instrinsik itu adalah pemahaman kegunaan suatu aset, selain memikirkan penggunaan waktu dan uang untuk investasi tersebut. Dengan pandangan tersebut, ia memutuskan untuk bergabung di dewan Ripple dan ia melihat bahwa XRP (token asli Ripple) memiliki potensi untuk memfasilitasi pembayaran lintas batas secara cepat dan hemat, jika dibandingkan dengan layanan valuta asing tradisional.

Rios beranggapan bahwa cryptocurrency bukanlah barang baru karena aset itu sudah diterima dan dipergunakan berbagai kalangan di dunia. Di sisi lain, Rios berharap ada peraturan tepat yang mengatur pergerakan ruang kripto demi kebijakan seluruh pihak di tahun 2022.

Rios mengatakan dia sangat berharap bahwa akan ada lebih banyak pemain besar yang terjun dan terlibat di ruang krpto pada tahun 2022. Secara pribadi ia pendapat, “Setidaknya pihak-pihak tersebut memiliki pola pikir yang benar untuk memulai ke ruang ini dan mungkin akan terlibat menciptakan jalan untuk bergerak maju.”

Sumber: https://www.cnbc.com/2021/12/21/rosie-rios-on-crypto-investing-in-2022-train-has-left-the-station.html