Persaingan Cardano dan Binance Coin Terkait Posisi Peringkat Ketiga Masih akan Terus Berlanjut

Persaingan Cardano dan Binance – Sama halnya dengan aset, pasar selalu dalam persaingan yang konstan — maupun dari persaingan dominator yang kuat atau underdog yang muncul. mengingat pasar kripto beroperasi 24/7, aset dan investor selalu berada dalam posisi ‘perang’ yang berkelanjutan. Berikut adalah analisis persaingan dua aset kripto, Cardano (ADA) dan Binance Coin (BNB).

Beberapa minggu yang lalu merupakan puncak persaingan untuk meraih peringkat pasar ketiga. Untuk beberapa saat, Cardano sempat mengungguli Binance dan menempati posisi ketiga. Terlepas dari itu, kedua altcoin ini telah meroket sepanjang tahun sehingga kapitalisasi pasar mereka juga tumbuh pada tingkat yang sama.

Baca juga Prospek Cardano dalam Jangka Panjang

Dalam lima bulan sejak peluncuran proyek ADA, harga aset ini mengalami kenaikan ke rekor all-time-high (ATH) sebesar $2.967. Mendekati Oktober akhir, ADA mengalami penurunan sebesar 10.52%. Secara keseluruhan selama bulan Oktober, Cardano terjebak dalam zona resistance $2.280 dan support $2.07.

- Advertisement -

Di sisi lain, meskipun Binance Coin hanya mencapai satu ATH pada tahun ini, pertumbuhannya dalam lima bulan ini mampu mengalahkan dua ATH Cardano. BNB mengalami kenaikan sebesar 1677.8% YTD pada bulan Mei dan telah diperdagangkan di atas $600.

Cardano datang dengan proyek menjanjikan, yaitu menjadi jaringan terdesentralisasi dengan pembaruan Basho dan Voltaire di masa depan serta peluncuran smart contracts. Meskipun begitu, proyek tersebut masih belum bisa membawa Cardano menempati posisi ketigia.

Di sisi lain, salah satu faktor kesuksesan BNB adalah bahwa ia telah menempati posisi ketiga peringkat pasar. Sebagai token pertukaran mata uang kripto terbesar, Binance memiliki volume miliaran dolar yang terus mengalir. Sehingga token ini dapat bekerja dengan baik. Ditambah dengan hadirnya Binance Smart Chain (BSC) yang dibangun dengan fokus Keuangan Terdesentralisasi dan diluncurkan pada Agustus 2020.

Selain itu, Binance juga berencana untuk meluncurkan IPO di tahun 2024. Apabila peluncuran tersebut berjalan lancar, ia tidak hanya akan bersinar sebagai pertukaran kripto terbesar, tetapi juga sebagai perusahaan publik yang sukses.

Berdasarkan fakta, Cardano mungkin berpotensi untuk mengalami peningkatan di masa depan. Sedangkan Binance harus mengikuti pasar untuk memastikan tidak terjadi penurunan. Dengan perbedaan dalam kapitalisasi pasar mereka merupakan pertanda bahwa pesaingan keduanya belum berakhir dan akan terus berlanjut.

Sumber:

https://ambcrypto.com/cardano-v-binance-coin-why-the-battle-for-the-third-spot-is-still-in-the-air/

Persaingan Cardano dan Binance – Sama halnya dengan aset, pasar selalu dalam persaingan yang konstan — maupun dari persaingan dominator yang kuat atau underdog yang muncul. mengingat pasar kripto beroperasi 24/7, aset dan investor selalu berada dalam posisi ‘perang’ yang berkelanjutan. Berikut adalah analisis persaingan dua aset kripto, Cardano (ADA) dan Binance Coin (BNB).

Beberapa minggu yang lalu merupakan puncak persaingan untuk meraih peringkat pasar ketiga. Untuk beberapa saat, Cardano sempat mengungguli Binance dan menempati posisi ketiga. Terlepas dari itu, kedua altcoin ini telah meroket sepanjang tahun sehingga kapitalisasi pasar mereka juga tumbuh pada tingkat yang sama.

Baca juga Prospek Cardano dalam Jangka Panjang

Dalam lima bulan sejak peluncuran proyek ADA, harga aset ini mengalami kenaikan ke rekor all-time-high (ATH) sebesar $2.967. Mendekati Oktober akhir, ADA mengalami penurunan sebesar 10.52%. Secara keseluruhan selama bulan Oktober, Cardano terjebak dalam zona resistance $2.280 dan support $2.07.

Di sisi lain, meskipun Binance Coin hanya mencapai satu ATH pada tahun ini, pertumbuhannya dalam lima bulan ini mampu mengalahkan dua ATH Cardano. BNB mengalami kenaikan sebesar 1677.8% YTD pada bulan Mei dan telah diperdagangkan di atas $600.

Cardano datang dengan proyek menjanjikan, yaitu menjadi jaringan terdesentralisasi dengan pembaruan Basho dan Voltaire di masa depan serta peluncuran smart contracts. Meskipun begitu, proyek tersebut masih belum bisa membawa Cardano menempati posisi ketigia.

Di sisi lain, salah satu faktor kesuksesan BNB adalah bahwa ia telah menempati posisi ketiga peringkat pasar. Sebagai token pertukaran mata uang kripto terbesar, Binance memiliki volume miliaran dolar yang terus mengalir. Sehingga token ini dapat bekerja dengan baik. Ditambah dengan hadirnya Binance Smart Chain (BSC) yang dibangun dengan fokus Keuangan Terdesentralisasi dan diluncurkan pada Agustus 2020.

Selain itu, Binance juga berencana untuk meluncurkan IPO di tahun 2024. Apabila peluncuran tersebut berjalan lancar, ia tidak hanya akan bersinar sebagai pertukaran kripto terbesar, tetapi juga sebagai perusahaan publik yang sukses.

Berdasarkan fakta, Cardano mungkin berpotensi untuk mengalami peningkatan di masa depan. Sedangkan Binance harus mengikuti pasar untuk memastikan tidak terjadi penurunan. Dengan perbedaan dalam kapitalisasi pasar mereka merupakan pertanda bahwa pesaingan keduanya belum berakhir dan akan terus berlanjut.

Sumber:

https://ambcrypto.com/cardano-v-binance-coin-why-the-battle-for-the-third-spot-is-still-in-the-air/

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here