Coinbase Menambahkan Tombol Media Sosial ke dalam Platformnya

Coinbase menambahkan tombol yang memungkinkan para pengguna setianya untuk membagikan portofolio mereka ke platform media sosial lainnya seperti Twitter dan Instagram.

Coinbase telah mengumumkan fitur media sosial terbarunya tersebut pada hari Kamis yang akan memungkinkan pengguna untuk berbagi gambar grafik harga atau portofolio mereka di platform seperti Twitter dan Instagram.

Dalam postingan blog yang menjelaskan fitur-fiturnya tersebut, Coinbase memuji fitur ‘berbagi dalam hanya satu klik’ barunya sebagai cara yang menghibur sekaligus memberikan edukasi kepada khalayak umum akan kripto.

Baca juga FTX US Mengalahkan Kraken dan Coinbase sebagai Pertukaran Crypto Paling Likuid di Amerika

- Advertisement -

“Kami ingin membantu memberdayakan komunitas dengan fitur berbagi yang mudah untuk digunakan, membuatnya lebih sederhana dan lebih menyenangkan untuk berbagi informasi tentang bagaimana alokasi portofolio Anda atau topik kripto utama seperti aset baru yang muncul,” kata Coinbase.

Bagi mereka yang memilih untuk membagikan portofolio mereka, fitur Coinbase hanya akan menampilkan alokasi persentase, bukan nilai finansial portofolio secara detail. Ini juga mencakup fitur yang secara otomatis membagikan perubahan pada portofolio pengguna ke media sosial, tetapi yang dapat diaktifkan dan dinonaktifkan.

Langkah Coinbase menambahkan tombol media sosial tersebut menarik pada suatu sisi karena perusahaan tersebut meniru platform keuangan lain seperti Venmo dan Public, aplikasi pembelian saham dan kripto, yang telah lama menjadikan media sosial sebagai bagian inti dari produk mereka.

Sementara itu, Coinbase juga telah mengindikasikan mengenai rencananya yang akan datang untuk menawarkan platform NFT yang juga akan mencakup jejaring sosial.

Namun, perusahaan tersebut kemungkinan akan melangkah dengan hati-hati, karena dalam upaya untuk mencampur media sosial dan platform keuangan tentu saja berpotensi akan menimbulkan risiko terkait regulasi. Secara khusus pula, mendorong para pengguna untuk memposting tentang kepemilikan keuangan mereka dapat—dalam keadaan tertentu—sama halnya dengan memberikan nasihat investasi.

Bagaimanapun juga, hasil dari fitur berbagi terbaru dari Coinbase tersebut cenderung lebih banyak pesan terkait crypto di media sosial. Fitur tersebut juga dapat memberikan sumber informasi baru bagi para pengamat pasar: Jika pedagang terkemuka atau kaya menggunakan fitur berbagi publik, pedagang mungkin ingin meniru strategi mereka pula.

Berita Coinbase muncul setelah perusahaan, yang telah mengalami tahun blockbuster, mengalami penurunan laba pada kuartal ketiga dan penurunan harga sahamnya.

Sumber:

https://decrypt.co/85906/coinbase-social-media

https://cointelegraph.com/news/wealth-flex-coinbase-now-allows-users-to-share-their-crypto-allocations

Coinbase menambahkan tombol yang memungkinkan para pengguna setianya untuk membagikan portofolio mereka ke platform media sosial lainnya seperti Twitter dan Instagram.

Coinbase telah mengumumkan fitur media sosial terbarunya tersebut pada hari Kamis yang akan memungkinkan pengguna untuk berbagi gambar grafik harga atau portofolio mereka di platform seperti Twitter dan Instagram.

Dalam postingan blog yang menjelaskan fitur-fiturnya tersebut, Coinbase memuji fitur ‘berbagi dalam hanya satu klik’ barunya sebagai cara yang menghibur sekaligus memberikan edukasi kepada khalayak umum akan kripto.

Baca juga FTX US Mengalahkan Kraken dan Coinbase sebagai Pertukaran Crypto Paling Likuid di Amerika

“Kami ingin membantu memberdayakan komunitas dengan fitur berbagi yang mudah untuk digunakan, membuatnya lebih sederhana dan lebih menyenangkan untuk berbagi informasi tentang bagaimana alokasi portofolio Anda atau topik kripto utama seperti aset baru yang muncul,” kata Coinbase.

Bagi mereka yang memilih untuk membagikan portofolio mereka, fitur Coinbase hanya akan menampilkan alokasi persentase, bukan nilai finansial portofolio secara detail. Ini juga mencakup fitur yang secara otomatis membagikan perubahan pada portofolio pengguna ke media sosial, tetapi yang dapat diaktifkan dan dinonaktifkan.

Langkah Coinbase menambahkan tombol media sosial tersebut menarik pada suatu sisi karena perusahaan tersebut meniru platform keuangan lain seperti Venmo dan Public, aplikasi pembelian saham dan kripto, yang telah lama menjadikan media sosial sebagai bagian inti dari produk mereka.

Sementara itu, Coinbase juga telah mengindikasikan mengenai rencananya yang akan datang untuk menawarkan platform NFT yang juga akan mencakup jejaring sosial.

Namun, perusahaan tersebut kemungkinan akan melangkah dengan hati-hati, karena dalam upaya untuk mencampur media sosial dan platform keuangan tentu saja berpotensi akan menimbulkan risiko terkait regulasi. Secara khusus pula, mendorong para pengguna untuk memposting tentang kepemilikan keuangan mereka dapat—dalam keadaan tertentu—sama halnya dengan memberikan nasihat investasi.

Bagaimanapun juga, hasil dari fitur berbagi terbaru dari Coinbase tersebut cenderung lebih banyak pesan terkait crypto di media sosial. Fitur tersebut juga dapat memberikan sumber informasi baru bagi para pengamat pasar: Jika pedagang terkemuka atau kaya menggunakan fitur berbagi publik, pedagang mungkin ingin meniru strategi mereka pula.

Berita Coinbase muncul setelah perusahaan, yang telah mengalami tahun blockbuster, mengalami penurunan laba pada kuartal ketiga dan penurunan harga sahamnya.

Sumber:

https://decrypt.co/85906/coinbase-social-media

https://cointelegraph.com/news/wealth-flex-coinbase-now-allows-users-to-share-their-crypto-allocations

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here