Diadopsi DHL dan Walmart, Private Blockchain Kompatibel untuk Berbagai Jenis Bisnis

Blockchain merupakan salah satu inovasi teknologi yang paling revolusioner. Teknologi blockchain sudah ada sejak sebelum kemunculan cryptocurrency, namun kemunculan Bitcoin membuat blockchain semakin dikenal.

Sebenarnya blockchain memiliki banyak kasus penggunaan. Jika cryptocurrency berbasis blockchain publik, maka berbagai bisnis ternama lebih memilih mengadopsi private blockchain  untuk memudahkan mereka mengelola berbagai data terkait bisnis mereka. Apakah ini pertama kalinya Anda mengetahui eksistensi private blockchain? Mari simak ulasan detail mengenai private blockchain berikut ini.

1. Apa Itu Private Blockchain?

Private blockchain adalah jenis blockchain dengan sistem terdesentralisasi parsial di mana hanya satu organisasi yang memiliki akses dan otoritas atas jaringan. Dengan kata lain, siapa pun yang ingin bergabung harus meminta izin dari peserta jaringan yang mengelola blockchain, dan masyarakat umum tidak dapat mengaksesnya.

Private blockchain memerlukan undangan dan hanya individu yang mengambil bagian dalam transaksi yang dapat mengaksesnya. Siapa pun yang mengelola jaringan private blockchain dapat mengubah atau mengedit transaksi apa pun sesuai dengan kebutuhan mereka.

- Advertisement -

Private blockchain memungkinkan berbagai level yang menentukan pengguna mana yang dapat menulis, membaca, dan mengaudit blockchain. Platform yang menggunakan private blockchain memiliki aturan khusus yang dirancang pengelola jaringan dan harus dipatuhi oleh seluruh individu untuk memastikan bahwa perusahaan beroperasi dengan baik.

2. Cara Kerja Private Blockchain

Secara sederhana, private blockchain bekerja dengan protokol berikut ini.

  • Pengguna jaringan memiliki hak yang berbeda satu sama lain, sesuai dari fungsinya dalam konsorsium.
  • Berbagai jenis data diakses hanya oleh pengguna dengan izin yang diberikan oleh pengelola jaringan.
  • Mekanisme akses tergantung pada aturan yang ditetapkan oleh peserta jaringan.

3. Fitur-Fitur Private Blockchain

Private blockchain telah diadopsi oleh sejumlah bisnis raksasa global untuk membantu mereka mengelola data perusahaan. Private blockchain digunakan karena fitur-fiturnya berikut ini.

  • Full Privacy. Private blockchain berfokus pada privasi jaringan. Fitur ini memungkinkan hanya individu yang diizinkan yang dapat bergabung di jaringan private blockchain.
  • Lebih Terpusat. Private blockchain dikelola hanya oleh pengelola jaringan yang diberi izin. Inilah alasan mengapa private blockchain banyak digunakan oleh perusahaan yang ingin mengelola data jaringan sepenuhnya tanpa campur tangan individu lain.
  • Efisiensi Tinggi dan Transaksi Lebih Cepat. Private blockchain mendistribusikan node secara lokal dan memiliki lebih sedikit node untuk berpartisipasi dalam ledger, sehingga kinerjanya lebih cepat dan efisien.
  • Skalabilitas yang Lebih Baik. Private blockchain mampu menambahkan node dan layanan sesuai permintaan, sehingga dapat memberikan keuntungan besar bagi perusahaan.

4. Kelebihan dan Kekurangan

Illust : Kelebihan dan Kekurangan Private Blockchain
Sumber Asset : Business photo created by rawpixel.com – www.freepik.com

Seperti jenis blockchain lainnya, private blockchain juga memiliki kelebihan dan kekurangannya tersendiri. Berikut adalah kelebihan dan kelemahan private blockchain yang harus Anda pahami.

Kelebihan Private Blockchain

Tidak banyak peserta di jaringan private blockchain. Akses yang terbatas memberikan peluang lebih tinggi untuk mencapai konsensus dengan lebih cepat dan efisien.  Private blockchain dapat memproses jumlah transaksi yang lebih tinggi secara real-time dibandingkan dengan blockchain publik.

Tidak seperti blockchain publik yang merupakan sistem terdesentralisasi di mana pembangunan konsensus dapat memakan waktu, private blockchain lebih terpusat, sehingga pengambilan keputusan jauh lebih cepat. Karena konsensus jaringan dapat dicapai jauh lebih cepat daripada blockchain publik, private blockchain mengkonsumsi lebih sedikit energi dan sumber daya material.

Private blockchain tidak memiliki masalah kepercayaan yang konstan. Catatan tidak dapat diverifikasi secara independen karena integritas jaringan bergantung pada kredibilitas peserta yang berwenang, sehingga tanggung jawab dapat dengan mudah diidentifikasi.

Kekurangan Private Blockchain

Integritas private blockchain tergantung pada status peserta yang berwenang, karena merekalah yang seharusnya memverifikasi dan memvalidasi transaksi. Oleh karena itu, aktor di luar private blockchain harus memercayai para peserta jaringan, ketika mereka tidak memiliki kemungkinan untuk mengontrol verifikasi data yang ditransfer di sana.

Dengan lebih sedikit peserta, jauh lebih mudah bagi peretas untuk mengendalikan jaringan dan memanipulasi data di dalamnya dan merusak sistem blockchain.  Selain itu, private blockchain dibangun dan dikelola oleh organisasi atau konsorsium mereka, dan hal ini mengarah pada sentralisasi yang agak melenceng dari prinsip terdesentralisasi blockchain.

Baca juga MetaHash Berteknologi Blockchain Hadir untuk Memberikan Solusi Staking Cepat dan Biaya Rendah

5. Kasus Penggunaan

Illust : Kasus Penggunaan Private Blockchain
Sumber Asset : Business photo created by vectorjuice – www.freepik.com

Private blockchain memiliki fungsi yang sangat luas, jenis blockchain ini menawarkan solusi untuk berbagai masalah yang dihadapi perusahaan, namun tetap mempertahankan privasi jaringan. Tidak hanya berfokus pada satu bidang, berikut adalah sejumlah kasus penggunaan private blockchain.

  • Supply Chain

Membangun jaringan peserta tepercaya dalam supply chain sangat penting dan sulit. Hanya pihak yang dikenal yang dapat bergabung dengan jaringan, sehingga ketika mempertimbangkan teknologi blockchain, private blockchain merupakan solusi yang memungkinkan perusahaan dan mitra mereka untuk melakukan pelacakan end-to-end yang lebih transparan dan akurat dalam supply chain.

Manfaat solusi berbasis private blockchain dalam rantai pasokan meliputi:

  • Komunikasi dan operasi yang sangat efisien.
  • Penghematan biaya yang dihasilkan dari otomatisasi dan transparansi.
  • Sistem end-to-end yang menghilangkan risiko dan meningkatkan reputasi merek.
  • Peningkatan kontrak dan transaksi internasional.

Salah satu kasus penggunaan supply chain blockchain yang paling menonjol adalah IBM’s Food Trust yang menguntungkan produsen dan konsumen dengan memperkenalkan transparansi dan kekekalan pada manajemen supply chain. Solusi blockchain ini berbasis cloud dan dibangun di atas Hyperledger Fabric, platform DLT kelas perusahaan.

Pelanggan IBM Food Trust termasuk Nestle, Walmart, Dole Food Company, dan Golden State Foods.

  • Asuransi

Industri asuransi terdiri dari berbagai pelaku yang menawarkan jasa seperti kebutuhan jiwa, kesehatan, harta benda, korban jiwa, kecelakaan, dan bisnis. Daftar hal-hal yang harus diasuransikan semakin bertambah dengan layanan yang dirancang untuk membantu melindungi klien. Hal yang diasuransikan mulai dari penculikan hingga kehilangan hewan peliharaan tercinta, atau peristiwa terkait pandemi yang memicu klaim asuransi. Private blockchain dapat membantu mengotomatiskan fungsi klaim, menghemat biaya, dan mitigasi penipuan dalam hubungan industri asuransi.

OpenIDL Network adalah platform blockchain untuk pengumpulan dan berbagi data yang efisien dan aman dalam industri asuransi.

  • Kesehatan

Pasien dan penyedia layanan kesehatan jarang melihat catatan perawatan kesehatan yang lengkap dan ter-up-to-date. Solusi berkemampuan blockchain dapat membantu meningkatkan kepercayaan dalam berbagi data sekaligus menghilangkan masalah interoperabilitas data. Teknologi private blockchain juga memenuhi jenis kriteria keamanan tinggi untuk kerahasiaan data, privasi, dan kontrol akses.

Manfaat private blockchain di industri kesehatan meliputi:

  • Data medis sensitif tetap aman dan dapat dibagikan hanya dengan pihak yang berwenang dan dapat diakses pada saat mereka membutuhkannya.
  • Peningkatan koordinasi pertukaran informasi antar-organisasi di seluruh entitas kesehatan.
  • Log abadi blockchain dapat mencegah kesalahan informasi.
  • Menurunkan biaya dan memperbaiki akses dan kualitas perawatan.
  • E-Commerce

Teknologi private blockchain sangat bermanfaat untuk e-commerce dan konsumen. Private blockchain dapat memvalidasi dan mengotentikasi data transaksi dalam manajemen inventaris, pemrosesan pembayaran, deskripsi produk, dan aktivitas bisnis lainnya. Dan hasil dari kontrol kualitas batch yang direkam di blockchain meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk yang mereka tawarkan.

Manfaat solusi berbasis private blockchain dalam dunia e-commerce meliputi:

  • Komunikasi dan operasi yang sangat efisien.
  • Penghematan biaya yang dihasilkan dari otomatisasi dan transparansi.
  • Sistem end-to-end menghilangkan risiko dan meningkatkan reputasi merek dan loyalitas konsumen.
  • Peningkatan kontrak dan transaksi internasional.

6. Tujuh Perusahaan Ternama yang Menggunakan Private Blockchain

Ada ratusan atau bahkan ribuan perusahaan yang telah memanfaatkan potensi private blockchain. Dan berikut adalah tujuh perusahaan ternama yang mengadopsi private blockchain.

  • Walmart

Walmart telah mengembangkan sistem blockchain berbasis Hyperledger Fabric untuk melacak asal produk mereka. Blockchain memungkinkan pemasok untuk mengunggah sertifikat keaslian ke ledger dengan aman, memberikan lebih banyak kepercayaan ke sistem, dan memungkinkan perusahaan untuk melacak produk dalam hitungan detik.

  • De Beers

De Beers merupakan perusahaan internasional yang bergerak di bidang pertambangan dan produksi berlian. De Beers telah meluncurkan secure and immutable trail menggunakan private blockchain yang disebut Tracr, untuk memverifikasi keaslian dan asal berlian dan memastikan berlian tersebut bukan blood diamonds dari zona konflik.

  • Spotify

Pada April 2017, perusahaan streaming Spotify mengakuisisi startup blockchain Mediachain dalam upaya menciptakan industri musik yang lebih adil, lebih transparan, dan bermanfaat bagi para musisi.

  • JP Morgan

JP Morgan merupakan perusahaan finansial ternama dunia yang tentunya memiliki ekosistem sangat besar. JP Morgan menggunakan jenis private blockchain mereka sendiri untuk menyederhanakan dan memverifikasi transaksi dan kontrak yang sebelumnya akan memakan waktu jauh lebih lama dan berpotensi kurang aman.

  • DHL

Perusahaan pengiriman DHL berada di garis depan logistik bertenaga blockchain. Sebagai salah satu perusahaan pengiriman terbesar yang merangkul blockchain, DHL menggunakan private blockchain untuk memelihara digital ledger pengiriman dan melindungi integritas transaksi.

  • Propy

Software manajemen transaksi real estate all-in-one, Propy, memanfaatkan teknologi blockchain untuk merampingkan transaksi real estate dan mengurangi risiko penipuan. Propy bahkan menawarkan properti yang dapat dibeli menggunakan cryptocurrency.

  • Xage

Xage adalah platform keamanan siber berkemampuan blockchain pertama di dunia untuk perusahaan IoT terutama di industri transportasi, energi, dan manufaktur. Dengan kemampuan untuk mendiagnosis sendiri dan mengatasi kemungkinan pelanggaran, Xage memanfaatkan teknologi private blockchain untuk mengelola miliaran perangkat dan melindungi operasi IoT industri dari serangan siber.

Blockchain merupakan salah satu inovasi teknologi yang paling revolusioner. Teknologi blockchain sudah ada sejak sebelum kemunculan cryptocurrency, namun kemunculan Bitcoin membuat blockchain semakin dikenal.

Sebenarnya blockchain memiliki banyak kasus penggunaan. Jika cryptocurrency berbasis blockchain publik, maka berbagai bisnis ternama lebih memilih mengadopsi private blockchain  untuk memudahkan mereka mengelola berbagai data terkait bisnis mereka. Apakah ini pertama kalinya Anda mengetahui eksistensi private blockchain? Mari simak ulasan detail mengenai private blockchain berikut ini.

1. Apa Itu Private Blockchain?

Private blockchain adalah jenis blockchain dengan sistem terdesentralisasi parsial di mana hanya satu organisasi yang memiliki akses dan otoritas atas jaringan. Dengan kata lain, siapa pun yang ingin bergabung harus meminta izin dari peserta jaringan yang mengelola blockchain, dan masyarakat umum tidak dapat mengaksesnya.

Private blockchain memerlukan undangan dan hanya individu yang mengambil bagian dalam transaksi yang dapat mengaksesnya. Siapa pun yang mengelola jaringan private blockchain dapat mengubah atau mengedit transaksi apa pun sesuai dengan kebutuhan mereka.

Private blockchain memungkinkan berbagai level yang menentukan pengguna mana yang dapat menulis, membaca, dan mengaudit blockchain. Platform yang menggunakan private blockchain memiliki aturan khusus yang dirancang pengelola jaringan dan harus dipatuhi oleh seluruh individu untuk memastikan bahwa perusahaan beroperasi dengan baik.

2. Cara Kerja Private Blockchain

Secara sederhana, private blockchain bekerja dengan protokol berikut ini.

  • Pengguna jaringan memiliki hak yang berbeda satu sama lain, sesuai dari fungsinya dalam konsorsium.
  • Berbagai jenis data diakses hanya oleh pengguna dengan izin yang diberikan oleh pengelola jaringan.
  • Mekanisme akses tergantung pada aturan yang ditetapkan oleh peserta jaringan.

3. Fitur-Fitur Private Blockchain

Private blockchain telah diadopsi oleh sejumlah bisnis raksasa global untuk membantu mereka mengelola data perusahaan. Private blockchain digunakan karena fitur-fiturnya berikut ini.

  • Full Privacy. Private blockchain berfokus pada privasi jaringan. Fitur ini memungkinkan hanya individu yang diizinkan yang dapat bergabung di jaringan private blockchain.
  • Lebih Terpusat. Private blockchain dikelola hanya oleh pengelola jaringan yang diberi izin. Inilah alasan mengapa private blockchain banyak digunakan oleh perusahaan yang ingin mengelola data jaringan sepenuhnya tanpa campur tangan individu lain.
  • Efisiensi Tinggi dan Transaksi Lebih Cepat. Private blockchain mendistribusikan node secara lokal dan memiliki lebih sedikit node untuk berpartisipasi dalam ledger, sehingga kinerjanya lebih cepat dan efisien.
  • Skalabilitas yang Lebih Baik. Private blockchain mampu menambahkan node dan layanan sesuai permintaan, sehingga dapat memberikan keuntungan besar bagi perusahaan.

4. Kelebihan dan Kekurangan

Illust : Kelebihan dan Kekurangan Private Blockchain
Sumber Asset : Business photo created by rawpixel.com – www.freepik.com

Seperti jenis blockchain lainnya, private blockchain juga memiliki kelebihan dan kekurangannya tersendiri. Berikut adalah kelebihan dan kelemahan private blockchain yang harus Anda pahami.

Kelebihan Private Blockchain

Tidak banyak peserta di jaringan private blockchain. Akses yang terbatas memberikan peluang lebih tinggi untuk mencapai konsensus dengan lebih cepat dan efisien.  Private blockchain dapat memproses jumlah transaksi yang lebih tinggi secara real-time dibandingkan dengan blockchain publik.

Tidak seperti blockchain publik yang merupakan sistem terdesentralisasi di mana pembangunan konsensus dapat memakan waktu, private blockchain lebih terpusat, sehingga pengambilan keputusan jauh lebih cepat. Karena konsensus jaringan dapat dicapai jauh lebih cepat daripada blockchain publik, private blockchain mengkonsumsi lebih sedikit energi dan sumber daya material.

Private blockchain tidak memiliki masalah kepercayaan yang konstan. Catatan tidak dapat diverifikasi secara independen karena integritas jaringan bergantung pada kredibilitas peserta yang berwenang, sehingga tanggung jawab dapat dengan mudah diidentifikasi.

Kekurangan Private Blockchain

Integritas private blockchain tergantung pada status peserta yang berwenang, karena merekalah yang seharusnya memverifikasi dan memvalidasi transaksi. Oleh karena itu, aktor di luar private blockchain harus memercayai para peserta jaringan, ketika mereka tidak memiliki kemungkinan untuk mengontrol verifikasi data yang ditransfer di sana.

Dengan lebih sedikit peserta, jauh lebih mudah bagi peretas untuk mengendalikan jaringan dan memanipulasi data di dalamnya dan merusak sistem blockchain.  Selain itu, private blockchain dibangun dan dikelola oleh organisasi atau konsorsium mereka, dan hal ini mengarah pada sentralisasi yang agak melenceng dari prinsip terdesentralisasi blockchain.

Baca juga MetaHash Berteknologi Blockchain Hadir untuk Memberikan Solusi Staking Cepat dan Biaya Rendah

5. Kasus Penggunaan

Illust : Kasus Penggunaan Private Blockchain
Sumber Asset : Business photo created by vectorjuice – www.freepik.com

Private blockchain memiliki fungsi yang sangat luas, jenis blockchain ini menawarkan solusi untuk berbagai masalah yang dihadapi perusahaan, namun tetap mempertahankan privasi jaringan. Tidak hanya berfokus pada satu bidang, berikut adalah sejumlah kasus penggunaan private blockchain.

  • Supply Chain

Membangun jaringan peserta tepercaya dalam supply chain sangat penting dan sulit. Hanya pihak yang dikenal yang dapat bergabung dengan jaringan, sehingga ketika mempertimbangkan teknologi blockchain, private blockchain merupakan solusi yang memungkinkan perusahaan dan mitra mereka untuk melakukan pelacakan end-to-end yang lebih transparan dan akurat dalam supply chain.

Manfaat solusi berbasis private blockchain dalam rantai pasokan meliputi:

  • Komunikasi dan operasi yang sangat efisien.
  • Penghematan biaya yang dihasilkan dari otomatisasi dan transparansi.
  • Sistem end-to-end yang menghilangkan risiko dan meningkatkan reputasi merek.
  • Peningkatan kontrak dan transaksi internasional.

Salah satu kasus penggunaan supply chain blockchain yang paling menonjol adalah IBM’s Food Trust yang menguntungkan produsen dan konsumen dengan memperkenalkan transparansi dan kekekalan pada manajemen supply chain. Solusi blockchain ini berbasis cloud dan dibangun di atas Hyperledger Fabric, platform DLT kelas perusahaan.

Pelanggan IBM Food Trust termasuk Nestle, Walmart, Dole Food Company, dan Golden State Foods.

  • Asuransi

Industri asuransi terdiri dari berbagai pelaku yang menawarkan jasa seperti kebutuhan jiwa, kesehatan, harta benda, korban jiwa, kecelakaan, dan bisnis. Daftar hal-hal yang harus diasuransikan semakin bertambah dengan layanan yang dirancang untuk membantu melindungi klien. Hal yang diasuransikan mulai dari penculikan hingga kehilangan hewan peliharaan tercinta, atau peristiwa terkait pandemi yang memicu klaim asuransi. Private blockchain dapat membantu mengotomatiskan fungsi klaim, menghemat biaya, dan mitigasi penipuan dalam hubungan industri asuransi.

OpenIDL Network adalah platform blockchain untuk pengumpulan dan berbagi data yang efisien dan aman dalam industri asuransi.

  • Kesehatan

Pasien dan penyedia layanan kesehatan jarang melihat catatan perawatan kesehatan yang lengkap dan ter-up-to-date. Solusi berkemampuan blockchain dapat membantu meningkatkan kepercayaan dalam berbagi data sekaligus menghilangkan masalah interoperabilitas data. Teknologi private blockchain juga memenuhi jenis kriteria keamanan tinggi untuk kerahasiaan data, privasi, dan kontrol akses.

Manfaat private blockchain di industri kesehatan meliputi:

  • Data medis sensitif tetap aman dan dapat dibagikan hanya dengan pihak yang berwenang dan dapat diakses pada saat mereka membutuhkannya.
  • Peningkatan koordinasi pertukaran informasi antar-organisasi di seluruh entitas kesehatan.
  • Log abadi blockchain dapat mencegah kesalahan informasi.
  • Menurunkan biaya dan memperbaiki akses dan kualitas perawatan.
  • E-Commerce

Teknologi private blockchain sangat bermanfaat untuk e-commerce dan konsumen. Private blockchain dapat memvalidasi dan mengotentikasi data transaksi dalam manajemen inventaris, pemrosesan pembayaran, deskripsi produk, dan aktivitas bisnis lainnya. Dan hasil dari kontrol kualitas batch yang direkam di blockchain meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk yang mereka tawarkan.

Manfaat solusi berbasis private blockchain dalam dunia e-commerce meliputi:

  • Komunikasi dan operasi yang sangat efisien.
  • Penghematan biaya yang dihasilkan dari otomatisasi dan transparansi.
  • Sistem end-to-end menghilangkan risiko dan meningkatkan reputasi merek dan loyalitas konsumen.
  • Peningkatan kontrak dan transaksi internasional.

6. Tujuh Perusahaan Ternama yang Menggunakan Private Blockchain

Ada ratusan atau bahkan ribuan perusahaan yang telah memanfaatkan potensi private blockchain. Dan berikut adalah tujuh perusahaan ternama yang mengadopsi private blockchain.

  • Walmart

Walmart telah mengembangkan sistem blockchain berbasis Hyperledger Fabric untuk melacak asal produk mereka. Blockchain memungkinkan pemasok untuk mengunggah sertifikat keaslian ke ledger dengan aman, memberikan lebih banyak kepercayaan ke sistem, dan memungkinkan perusahaan untuk melacak produk dalam hitungan detik.

  • De Beers

De Beers merupakan perusahaan internasional yang bergerak di bidang pertambangan dan produksi berlian. De Beers telah meluncurkan secure and immutable trail menggunakan private blockchain yang disebut Tracr, untuk memverifikasi keaslian dan asal berlian dan memastikan berlian tersebut bukan blood diamonds dari zona konflik.

  • Spotify

Pada April 2017, perusahaan streaming Spotify mengakuisisi startup blockchain Mediachain dalam upaya menciptakan industri musik yang lebih adil, lebih transparan, dan bermanfaat bagi para musisi.

  • JP Morgan

JP Morgan merupakan perusahaan finansial ternama dunia yang tentunya memiliki ekosistem sangat besar. JP Morgan menggunakan jenis private blockchain mereka sendiri untuk menyederhanakan dan memverifikasi transaksi dan kontrak yang sebelumnya akan memakan waktu jauh lebih lama dan berpotensi kurang aman.

  • DHL

Perusahaan pengiriman DHL berada di garis depan logistik bertenaga blockchain. Sebagai salah satu perusahaan pengiriman terbesar yang merangkul blockchain, DHL menggunakan private blockchain untuk memelihara digital ledger pengiriman dan melindungi integritas transaksi.

  • Propy

Software manajemen transaksi real estate all-in-one, Propy, memanfaatkan teknologi blockchain untuk merampingkan transaksi real estate dan mengurangi risiko penipuan. Propy bahkan menawarkan properti yang dapat dibeli menggunakan cryptocurrency.

  • Xage

Xage adalah platform keamanan siber berkemampuan blockchain pertama di dunia untuk perusahaan IoT terutama di industri transportasi, energi, dan manufaktur. Dengan kemampuan untuk mendiagnosis sendiri dan mengatasi kemungkinan pelanggaran, Xage memanfaatkan teknologi private blockchain untuk mengelola miliaran perangkat dan melindungi operasi IoT industri dari serangan siber.

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here