FTX Membeli Aset Voyager Digital yang Terancam Bangkrut

Illust - FTX Membeli Aset Voyager Digital yang Terancam Bangkrut
Sumber Asset: Illustrated stock market analysis concept created by pikisuperstar – www.freepik.com

Raksasa bursa FTX tengah memimpin upaya untuk membeli aset Voyager Digital, pemberi pinjaman kripto yang melakukan pengajuan kebangkrutan dan memperdalam krisis industri kripto tahun ini. Tetapi, penawaran yang lebih tinggi masih bisa muncul di kemudian hari.

Lelang aset tersebut akan diadakan Voyager minggu ini melalui pengadilan kebangkrutan untuk. Pada tahap akhir pelelangan tersebut, miliarder FTX Sam Bankman-Fried harus bersaing dengan Wave Financial, sebuah perusahaan investasi aset digital. Namun, tawaran FTX lebih tinggi. Meskipun demikian, masih belum diketahui secara pasti berapa jumlah yang FTX tawarkan. Mengenai pelelangan tersebut, FTX masih belum memberikan tanggapan pada permintaan komentar dari berbagai media. Sementara perwakilan dari Wave menolak berkomentar.

Menurut sebuah laporan pada 25 Agustus, bahwa FTX dan Binance sedang berburu untuk mengakuisisi Voyager. Dan FTX telah mengajukan penawaran kepada Voyager, namun penawaran tersebut ditolak pada bulan Juli karena jumlah “tawaran yang rendah.” Sedangkan munculnya Wave di antara penawar sebelumnya tidak terungkap pada saat itu. Sementara itu, pada awal pekan ini, ada berita bahwa FTX telah melakukan putaran pendanaan modal yang secara paralel berkaitan dengan akuisisi potensial yang akan mereka lakukan.

Kesepakatan yang ditawarkan kepada Voyager tersebut dapat membawa akhir yang relatif baik untuk kasus mereka yang banyak menimbulkan kontroversi. Setelah harga kripto turun, Voyager pada awal Juli melarang pelanggannya menarik uang mereka. Dan kliennya kemudian menjadi kreditur perusahaan mereka di pengadilan kebangkrutan, mereka dipaksa untuk sejalan dengan pengacara dan pemodal restrukturisasi yang canggih sebagai peserta pemula dalam proses yang berpotensi melelahkan untuk mendapatkan kembali dana mereka. Tidak seperti bank konvensional, kegagalan Voyager tidak memicu munculnya asuransi simpanan yang didukung pemerintah yang membuat sebagian besar nasabah bank utuh. Ini pun tampaknya menjadi hal yang mengejutkan beberapa pengguna Voyager.

- Advertisement -

Baca juga: FTX Berencana Melakukan Penggalangan Dana untuk Mendanai Inisiatif Akuisisi

Terlepas dari itu semua, pembelian aset Voyager tidak akan mengakhiri kasus Chapter 11 Voyager. Namun, undang-undang kebangkrutan A.S. telah memberikan kelonggaran untuk menjual aset sehingga perusahaan yang bermasalah dapat memaksimalkan berapa banyak uang yang dapat mereka pulihkan untuk membayar kreditur mereka.

Sumber: coindesk.com 

Illust - FTX Membeli Aset Voyager Digital yang Terancam Bangkrut
Sumber Asset: Illustrated stock market analysis concept created by pikisuperstar – www.freepik.com

Raksasa bursa FTX tengah memimpin upaya untuk membeli aset Voyager Digital, pemberi pinjaman kripto yang melakukan pengajuan kebangkrutan dan memperdalam krisis industri kripto tahun ini. Tetapi, penawaran yang lebih tinggi masih bisa muncul di kemudian hari.

Lelang aset tersebut akan diadakan Voyager minggu ini melalui pengadilan kebangkrutan untuk. Pada tahap akhir pelelangan tersebut, miliarder FTX Sam Bankman-Fried harus bersaing dengan Wave Financial, sebuah perusahaan investasi aset digital. Namun, tawaran FTX lebih tinggi. Meskipun demikian, masih belum diketahui secara pasti berapa jumlah yang FTX tawarkan. Mengenai pelelangan tersebut, FTX masih belum memberikan tanggapan pada permintaan komentar dari berbagai media. Sementara perwakilan dari Wave menolak berkomentar.

Menurut sebuah laporan pada 25 Agustus, bahwa FTX dan Binance sedang berburu untuk mengakuisisi Voyager. Dan FTX telah mengajukan penawaran kepada Voyager, namun penawaran tersebut ditolak pada bulan Juli karena jumlah “tawaran yang rendah.” Sedangkan munculnya Wave di antara penawar sebelumnya tidak terungkap pada saat itu. Sementara itu, pada awal pekan ini, ada berita bahwa FTX telah melakukan putaran pendanaan modal yang secara paralel berkaitan dengan akuisisi potensial yang akan mereka lakukan.

Kesepakatan yang ditawarkan kepada Voyager tersebut dapat membawa akhir yang relatif baik untuk kasus mereka yang banyak menimbulkan kontroversi. Setelah harga kripto turun, Voyager pada awal Juli melarang pelanggannya menarik uang mereka. Dan kliennya kemudian menjadi kreditur perusahaan mereka di pengadilan kebangkrutan, mereka dipaksa untuk sejalan dengan pengacara dan pemodal restrukturisasi yang canggih sebagai peserta pemula dalam proses yang berpotensi melelahkan untuk mendapatkan kembali dana mereka. Tidak seperti bank konvensional, kegagalan Voyager tidak memicu munculnya asuransi simpanan yang didukung pemerintah yang membuat sebagian besar nasabah bank utuh. Ini pun tampaknya menjadi hal yang mengejutkan beberapa pengguna Voyager.

Baca juga: FTX Berencana Melakukan Penggalangan Dana untuk Mendanai Inisiatif Akuisisi

Terlepas dari itu semua, pembelian aset Voyager tidak akan mengakhiri kasus Chapter 11 Voyager. Namun, undang-undang kebangkrutan A.S. telah memberikan kelonggaran untuk menjual aset sehingga perusahaan yang bermasalah dapat memaksimalkan berapa banyak uang yang dapat mereka pulihkan untuk membayar kreditur mereka.

Sumber: coindesk.com 

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here