Investor Institusional Membeli Avalanche (AVAX) Senilai $25 Juta Pekan Lalu

Menurut laporan CoinShares, produk investasi kripto mencatat aliran masuk selama lima minggu berturut-turut. Laporan yang menganalisis aliran investasi mingguan ke dana aset digital tersebut, CoinShares mencatat bahwa Avalanche adalah pemain terbesar kedua pekan lalu dengan aliran masuk sebesar $25 juta.

CoinShares juga menyoroti bahwa investor institusional menyalurkan dana sebesar $109 juta ke dalam produk investasi kripto pekan lalu, meskipun ada tren penurunan harga mata uang kripto baru-baru ini karena beberapa hambatan seperti ketegangan antara di Eropa Timur dan White House sedang mempersiapkan regulasi untuk mengatur pasar kripto.

“Sementara arus masuk terjadi di Eropa dan Amerika, tetapi Amerika tercatat sebagai negara yang mendominasi arus masuk investasi institusional ke aset kripto,” mengutip laporan CoinShares.

Sejak Desember 2021, Bitcoin mencatat arus masuk tertinggi dengan total $89 juta pekan lalu. Angka tersebut dinyatakan sebagai pencapaian baik karena selama lima minggu terakhir, Bitcoin memiliki arus masuk dengan total sebesar $221 juta dan terhitung 0,7% dari total aset yang dikelola (AuM). Sementara itu, Ethereum mencatat arus keluar sebesar $15 juta, Binance sebesar $500.000, dan Ripple sebesar $100.000.

- Advertisement -

Baca juga Anjloknya Pasar Kripto Memicu Kerugian bagi AVAX, ALGO, dan ATOM

Avalanche (AVAX) Menjadi Pemain Terbesar Kedua

Avalanche muncul sebagai pemain terbaik kedua dengan aliran masuk sebesar $25 juta pekan lalu. Dipasarkan sebagai platform smart contract tercepat, Avalanche muncul sebagai salah satu pesaing utama Ethereum di lingkup Layer-1.

Menurut data DeFi Llama, Avalanche memiliki Total Value Locked (TVL) senilai $10,5 miliar dan saat ini berada di belakang Ethereum dengan TVL senilai $117,3 miliar, diikuti oleh Terra sebesar $16 miliar, dan BNB Chain memiliki $11,9 miliar.

“Karena arus masuk ini mewakili perdagangan dalam satu hari, terlalu dini untuk mengatakan apakah ini mewakili selera yang lebih luas untuk altcoin,” tambah CoinShares dalam laporan tersebut, pernyataan itu mengacu pada posisi volume Avalanche minggu lalu.

Produk investasi multi-aset dan Solana mengikuti pencatatan arus masuk masing-masing sebesar $9,4 juta dan $1,2 juta. Sementara itu, ekuitas blockchain tetap populer di kalangan investor institusional, arus masuk di sektor ini tercatat sebesr $26 juta dan ini mencakup beragam produk investasi.

Sumber: https://cryptoslate.com/institutional-investors-purchased-25-million-worth-of-avalanche-avax-last-week/

Menurut laporan CoinShares, produk investasi kripto mencatat aliran masuk selama lima minggu berturut-turut. Laporan yang menganalisis aliran investasi mingguan ke dana aset digital tersebut, CoinShares mencatat bahwa Avalanche adalah pemain terbesar kedua pekan lalu dengan aliran masuk sebesar $25 juta.

CoinShares juga menyoroti bahwa investor institusional menyalurkan dana sebesar $109 juta ke dalam produk investasi kripto pekan lalu, meskipun ada tren penurunan harga mata uang kripto baru-baru ini karena beberapa hambatan seperti ketegangan antara di Eropa Timur dan White House sedang mempersiapkan regulasi untuk mengatur pasar kripto.

“Sementara arus masuk terjadi di Eropa dan Amerika, tetapi Amerika tercatat sebagai negara yang mendominasi arus masuk investasi institusional ke aset kripto,” mengutip laporan CoinShares.

Sejak Desember 2021, Bitcoin mencatat arus masuk tertinggi dengan total $89 juta pekan lalu. Angka tersebut dinyatakan sebagai pencapaian baik karena selama lima minggu terakhir, Bitcoin memiliki arus masuk dengan total sebesar $221 juta dan terhitung 0,7% dari total aset yang dikelola (AuM). Sementara itu, Ethereum mencatat arus keluar sebesar $15 juta, Binance sebesar $500.000, dan Ripple sebesar $100.000.

Baca juga Anjloknya Pasar Kripto Memicu Kerugian bagi AVAX, ALGO, dan ATOM

Avalanche (AVAX) Menjadi Pemain Terbesar Kedua

Avalanche muncul sebagai pemain terbaik kedua dengan aliran masuk sebesar $25 juta pekan lalu. Dipasarkan sebagai platform smart contract tercepat, Avalanche muncul sebagai salah satu pesaing utama Ethereum di lingkup Layer-1.

Menurut data DeFi Llama, Avalanche memiliki Total Value Locked (TVL) senilai $10,5 miliar dan saat ini berada di belakang Ethereum dengan TVL senilai $117,3 miliar, diikuti oleh Terra sebesar $16 miliar, dan BNB Chain memiliki $11,9 miliar.

“Karena arus masuk ini mewakili perdagangan dalam satu hari, terlalu dini untuk mengatakan apakah ini mewakili selera yang lebih luas untuk altcoin,” tambah CoinShares dalam laporan tersebut, pernyataan itu mengacu pada posisi volume Avalanche minggu lalu.

Produk investasi multi-aset dan Solana mengikuti pencatatan arus masuk masing-masing sebesar $9,4 juta dan $1,2 juta. Sementara itu, ekuitas blockchain tetap populer di kalangan investor institusional, arus masuk di sektor ini tercatat sebesr $26 juta dan ini mencakup beragam produk investasi.

Sumber: https://cryptoslate.com/institutional-investors-purchased-25-million-worth-of-avalanche-avax-last-week/

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here